Posted by: fikriana on: Agustus 23, 2010
Apa yang tidak dimiliki oleh Indonesia?. Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alamnya. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.508 pulau, oleh karena itu ia disebut juga sebagai Nusantara (Kepulauan Antara). Indonesia merupakan negara dengan populasi sebesar 222 juta jiwa pada tahun 2006, Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar keempat di dunia.
Indonesia memiliki, berupa minyak bumi, timah, gas alam, nikel, kayu, bauksit, tanah subur, batu bara, emas, dan perak dengan pembagian lahan terdiri dari tanah pertanian sebesar 10%, perkebunan sebesar 7%, padang rumput sebesar 7%, hutan dan daerah berhutan sebesar 62%, dan lainnya sebesar 14% dengan lahan irigasi seluas 45.970 km.
Tetapi semua kekayaan alam indonesia yang melimpah ruah dikelola oleh negara lain, Freeport, ExxonMobile, Newmon, dan Inco. Perusahaan-perusahaan tersebut menguasai sumber-sumber kekayaan alam potensial seperti emas, nikel, gas, dan minyak bumi.
Indonesia adalah penghasil gas alam cair (LNG) terbesar di dunia (20% dari suplai seluruh dunia) juga produsen timah terbesar kedua.Indonesia menempati peringkat 1 dalam produk pertanian, yaitu : cengkeh (cloves) & pala (nutmeg), serta no.2 dalam karet alam (Natural Rubber) dan minyak sawit mentah (Crude Palm Oil).
DAri begitu banyak sumber daya alam yang dimiliki Indonesia, Masyarakat Indonesia hanyalah sebagai buruh di tempat-tempat tambang tersebut. Padahal kekayaan tersebut adalah milik Indonesia. Tetapi masyarakat Indonesia tidak bisa merasakan kekayaan tersebut.
Saat ini saja, jumlah kemiskinan di Indonesia pada Maret 2009 saja mencapai 32,53 juta atau 14,15 persen [www.bps.go.id]. Kemiskinan tidak hanya terjadi di perdesaan tapi juga di kota-kota besar seperti di Jakarta. Kemiskinan juga tidak semata-mata persoalan ekonomi melainkan kemiskinan kultural dan struktural.
Karena tidak bisa mengelola sumberdaya alamnya sendiri, maka masyarakat Indonesia hanya bisa menjadi buruh di perusahaan-perusaahaan asing tersebut. Menyedihkan….Masyarakat Indonesia menjadi masyarakat yang miskin di Negara yang kaya.
November 26, 2010 pada 3:41 am
sy terkesan dg semangat membangun bangsa yg dimiliki oleh penulis blog ini, sdh langka org2 yg mau memikirkan nasib bangsa ini. Setelah sy dalami kenapa byk org yg hy memikirkan kepentingan kemapanan pribadinya dr pada kemapanan bangsanya ternyata penyebabnya adalah krn tdk aktifnya otak kanan kita, mengapa demikian ? krn urusan empati, kepedulian, spirit, keuletan, tanggungjawab, inovasi, kreativitas, daya cipta, kreasi, kejujuran, keikhlasan, kebahagiaan, otak bawah sadar, adalah tanggungjawab otak kanan BUKAN tanggungjawab otak kiri.
Sedangkan sejak kita msk SD sampai perguruan tinggi yg dikembangkan adalah otak kiri semata. Maka pantaslah kalau kita kurang peduli, kurang ikhlas, kurang kreatif, kurang mencintai bangsa sendiri, kurang jujur, kurang tanggungjawab, kurang menghormati org lain, kurang menghargai keindahan dan kebersihan, dll.
Karena itu mau tdk mau suka tdk suka, kita hrs mengaktifkan otak kanan anak2 bangsa agar melahirkan generasi yg kreatif, inovatif, peduli, dan ikhlas. Terutama kpd pendidik kita agar mampu menularkan kpd siswa sbg calon penerus bangsa ini.
Pertanyaan selanjutnya adalah: Bagaimana Mengaktifkan Otak Kanan Kita ?
My Dream : Ingin mengaktifkan otak kanan para pendidik di seluruh nusantara.
By: armanbugis@yahoo.com
http://kehebatan-otakkanan.blogspot.com