Nostagia (emm…..)

7 tahun lalu saya menjalani puasa di sebuah kampung nan damai. Begitu banyak kenangan yang tak dapat dilupakan. Tertulis indah dalam memory ingatanku. Dan akan terjadi sekali seumur hidupku.

Saat ramadhan itu, saya menjalani bareng sahabat-sahabat satu perjuangan. Dengan segala kegiatan yang harus kami lalui. Menjadi panitia ramadhan, panitia kelulusan kakak kelas kami, panitia bulan syawal, sampai panitia penerimaan murid baru. Selain disibukkan menjadi panitia. Kami juga menunggu pengumuman kenaikan kelas.  Tak dapat saya bayangkan bagaimana deg-degkannya perasaan kami semua. Capeknya segala kegiatan tidak kami rasakan. Kami saling mensupport dan berdoa bersama demi keberhasilan kami.

Ketika menjalani ramadhan di kampung nan damai. Saya tinggal satu kamar dengan sahabat-sahabat saya. Banyak kejadian yang akan kami kenang. Begitu indah tak mungkin dilupakan. Berantem menangis, gembira semua menjadi satu tapi kami slalui lalui bersama. Kami menamakan Genk kami dengan nama Sheila on 9 (norak banget yach). Opie Twity (Dian Novita Susanti lulus dari UIN Jakarta jur Syariah), Opie Dizzy (Novi Dzikriyah lulus UI jur Teknik Perkapalan dan sekarang lagi hamil 6 bulan), Ilas (Sulastri lulus apoteker dan sekarang lagi ngelanjutin studi profesi, Icoh (Siti Mukhlisoh lulus UIN Jakarta jur Dakwah sekarang lagi ngelanjutin di Pasca UNJ jur Mnjm Pendidikan, baru nikah), Amie (Amierah ibu rumah tangga dengan 2 anak), Ery (Erna Aryanti Calon dokter di YARSI) Inoel (Ernawati Hambali denger-denger lagi mgelanjutin pasca), Ivat (Fathimah Nawir di Papua sudah selesai kuliahnya), Dtok (Siti Dahlia Sabri lulus UNJ) dan saya terakhir baru lulus dari UIN Jakarta sekarang meneruskan pasca UIN Malang.

Sahabat tak terasa tujuh tahun sudah kita berpisah. Sekarang kita sudah mempunyai kehidupan lain yang harus kita lalui. Tapi satu yang menyamakan kita adalah kita masih sama-sama berjuang untuk menjalani kehidupan kita. Dan walaupun kita sudah berpisah ku yakin kenangan kebersamaan kita menjalani puasa di kampung nan damai tak khan pernah kalian lupakan. Suatu saat pasti akan kita ceritakan memory indah ini pada anak dan cucu kita. Semoga persahabatan kita masih terjaga. Sampai maut memisahkan kita. Amin….

2 thoughts on “Nostagia (emm…..)

  1. saat ini sy telah sampai pada titik dimana hanya ada 3 orang sahabat yg sy benar2 percaya : yang pertama sy dan yg kedua jg saya dan terakhir masih sy

    mungkin suatu hari sy seberuntung mas, punya sahabat😀

    [yg kalau sy memandang sahabat itu seseorang yang mau membunuh buat sy dan begitu jg sy, rela membunuh untuk dia]

    *cinta ekstrm*

  2. Wow masak sih mas gak punya sahabat. Tapi gimana kalau saya yang jadi sahabat mas he….siapa tau saya bisa menjadi sahabat yang membawa keberuntungan he…….
    Oia ngomong2 saya bukan mas lohh…….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s