Ayo Memburu Lailatul Qadar

Alhamdulillah hingga saat ini saya masih diberi kesehatan hingga dapat menjalankan puasa dengan baik. Puasa sudah memasuki hari ke 26, kesempatan saya untuk memburu Lailatul Qadar makin sedikit. Karena katanya hanya orang-orang tertentu saja yang dapat bertemu dengan Lailatul Qadar. Tetapi tidak ada salahnya jika saya mencoba untuk memburunya, siapa tahu saya diberi kesempatan oleh Allah untuk mendapatkan berkah LQ Amin. Karena setiap orang mempunyai hak untuk memburu LQ.

Lailatul Qadar terdiri dari 2 kata yang memiliki makna berbeda. Lailat artinya malam. Sedangkan dalam memaknai Al Qadar para ulama memiliki perbedaan pendapat. Al Qadar maknanya adalah kemuliaan dan keutamaan atau perencanaan dan penetapan (http://sayyidulayyaam.blogspot.com/).

Para Ulama memiliki versi berbeda-beda tentang tepatnya LQ terjadi. Ada yang mengatakan, LQ itu terdapat pada malam 10 terakhir Ramadhan. Ada yang mengatakan pada malam tanggal ganjil 21, 23, 25, 27, atau 29. Ada lagi yang memastikan tanggal 21 atau tanggal 27.

LQ  memiliki ciri-ciri yang berbeda dengan malam-malam lainnya. Ciri-cirinya adalah pada malam tersebut keadaan langit terang benderang, tidak terasa panas dan juga tidak terasa dingin. Sementara pada pagi harinya keadaan matahari putih bersih tidak bersinar.

Beberapa ibadah yang perlu kita lakukan jika ingin memburu LQ:

  • Nabi saw. bersabda, “Barang siapa yang melaksanakan salat qiyamu Ramadhan (salat tarawih) pada malam Lailatul qadar dengan dasar iman dan mengharap rida Allah, maka akan diampuni dosanya yang telah lalu”. (H.R. Al-Bukhari)
  • Nabi saw. bersabda, “Apabila datang Lailatul qadar, Malaikat Jibril bersama malaikat lainnya turun ke bumi mendoakan kepada setiap hamba yang berzikir dan berdoa kepada Allah, Allah menyatakan kepada para malaikat bahwa Allah akan memenuhi doanya. Allah berfirman, “Pulanglah kamu sekalian, Aku telah mengampuni dosa kalian dan Aku telah mengganti kejelekan dengan kebaikan”. Maka mereka pulang dan telah mendapatkan ampunan-Nya. (H.R. Al-Baihaqi dari Anas bin Malik)

Dari kedua hadist tersebut yang perlu kita lakukan adalah shalat tarawih, berzikir, berdoa dan memohaon ampunan atas dosa yang telah kita lakukan, kemudian kita lakukan amalan tersebut dengan hati yang IKHLAS dan KHUSYUK untuk mendapat Ridha Allah. InsyaAllah semua permohonan yang kita minta akan terkabul.

Tetapi sesungguhnya tidak hanya karena LQ saja kita jadi meningkatkan ibadah kita. Jadikan LQ sebagai suatu motivasi untuk meningkatkan dan memperbaiki ibadah kita pada 10 hari terakhir Ramadhan. Karena mungkin pada awal-awal Ramadhan ibadah yang kita lakukan kurang sempurna.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s