Berbenahlah Indonesiaku

Tulisan ini adalah curahan hati dari seorang rakyat yang sudah hidup lebih dari 20 tahun di Indonesia. Karena Indonesia adalah negara tercinta. Saya lahir dan dibesarkan disini. Orang tuaku dan buyut-buyutku juga keturunan asli Indonesia. Jadi saya sudah pasti harus bangga pada negara ini. Gak mungkin dong saya membanggakan negara lain. Sejelek-jeleknya negara ini, Indonesia tetap tanah air beta he………

Kekecewaan ini terjadi ketika lagu Rasa Sayange di publikasikan oleh pemerintahan Malaysia (negara tetangga kita itu loh) sebagai salah satu iklan layanan pemerintahan untuk iklan pariwisatanya. Saya tentu kaget banget (untung gak punya penyakit jantung), sepengetahuan saya itu lagu punye kite. Dari saya kecil dah bisa nyanyiin. Tapi tiba-tiba tanpa hujan dan gledek lagu itu dipublikasikan oleh Malaysia untuk iklan pariwisatanya “KOK BISA YAAA”(ya bisa lah orang pake B kalau pake L khan jadinya Lisa he…).

Baru setelah tau lagu Rasa Sayange digunakan oleh Pemerintah Malaysia, Pemerintah Indonesia kebakaran jenggot. Telat banget gak sih. Padahal Pemerintah Indonesia harusnya belajar dari kesalahan yang sudah pernah dibuatnya. Ketika TEMPE dan TAHU (gila kayaknya gw dari kecil di kasih makan tempe atau tahu mulu) dipatenkan oleh Jepang, BATIK (waktu gw kartinian pastinya gw pake batik) dan ANGKLUNG (SD aja gw dah belajar main angklung walaupun g’ bisa sampe sekarang) dipatenkan oleh Negara tetangga kita Malaysia. Sampe-sampe JENGKOL makanan paling gak banget menurut gw diklaim kepatenanannya sebagai makanan Eropa (gila banget gak).

Selanjutnya APA LAGI YANG AKAN DI KLAIM OLEH NEGARA LAIN???? kalau PEMERINTAH INDONESIA TERCINTA INI TIDAK CEPAT-CEPAT BERTINDAK, AKAN HABISLAH SEMUA KEKAYAAN YANG KITA MILIKI. Mumpung belum TERLAMBAT SEKALI, masih banyak kekayaan yang kita miliki dan harus dipertahankan. Contohnya semua baju daerah, alat-alat musik, lagu-lagu daerah, makanan-makanan daerah, rumah-rumah daerah, sampai binatang-binatang khas Indonesia harus segera di PATENkan (daripada dipatenkan negara lain mendingkan kita dulu yang mempatenkan). Indonesiku ini negara kaya DARI SABANG SAMPAI MARAUKE semua mempunyai ciri khas masing-masing. Akankah semua hilang????

Ayolah Indonesiaku, kita harus saling memperbaiki diri tidak hanya individu masyarakatnya saja yang harus memperbaiki diri, TETAPI ORANG-ORANG yang ada dalam PEMERINTAHAN juga harus memperbaiki diri. Sampai kapan kita akan selalu menjadi negra yang tertinggal. Karena lama-lama akan hilang semua ciri khas BHINEKA TUNGGAL IKA kita kalau semua kekhasan itu di klaim oleh negara lain. Mari kita mulai dari sekarang. Dengan cara: bagi orang-orang yang mempunyai karya yang luar bisa PATENkanlah produk tersebut. Dan untuk Pemerintah Indonesia mulailah PATENkan semua ciri-ciri khas yang kita miliki dan informasikan cara-cara Bagaimana mempatenkan sebuah karya dan mulai menyadarkan masyarakat kita bahwa mempatenkan sebuah karya itu untuk melindungi karya yang kita miliki.

Ini penting, dan harus kita ingat. Kalau kita tidak mulai dari sekarang trus kapan lagi.

2 thoughts on “Berbenahlah Indonesiaku

  1. Menurut Leiwakabessy, lagu itu dinyanyikan turun-menurun dari generasi ke generasi oleh rakyat Maluku dalam berbagai hajatan dan pesta rakyat. Salah satu momen yang tidak bisa dilupakan adalah pada 1951. Saat itu Presiden Soekarno berkunjung ke Kota Ambon untuk meresmikan Gereja Maranatha.

    “Saat itu presiden membawakan lagu Rasa Sayange yang diiringi dengan gitar,” kata pencinta musik Hawaiian yang kini berusia 84 tahun itu. Ada beberapa variasi pada syair lagu itu. Beberapa baitnya berbunyi:

    Rasa sayange
    rasa sayang sayange
    Ee lihat dari jauh
    rasa sayang sayange

    Mana kancil akan dikejar
    ke dalam pasar cobalah cari
    Masih kecil rajin belajar
    sudah besar senanglah diri

    Si Amat mengaji tamat,
    mengaji Qur’an di waktu fajar
    Biar lambat asal selamat,
    tak kan lari gunung dikeja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s