Serunya Mudik

Mudik sudah menjadi kebiasaan yang harus saya jalani. Maklumlah sebagai seorang mahasiswa perantau di daerah orang. Moment mudik menjadi hal terpenting di Ramadhan buat saya selain ibadah. Karena memang tidak setiap saat saya bisa pulang kampung. Setahun paling hanya dua atau satu kali saja saya bisa pulang ke rumah. Jadi dengan mudik ini saya bisa menghilangkan kerinduan jika saya sudah tidak pulang selama satu tahun.

Mudik merupakan suatu tradisi yang biasanya dilakukan setiap orang yang merantau. Para perantau-perantau itu akan pulang karena ada suatu momen yang harus dirayakan bersama keluarga seperti saat ini LEBARAN.

Mudik bagi saya seru dan melelahkan. Persiapan mudik bisa saya siapkan seminggu atau 2 minggu sebelum mudik. Karena kalau saya mau mudik, titipan dari keluarga SUBHANALLAH banyaknya. Dari baju lebaran, kerupuk bangka, sampai asinan Jakarta. Semua itu harus saya persiapkan sebelum pulang. Hunting baju lebaran ini yang paling membingungkan karena saya harus memperkirakan suka gak ya mereka. Dan pastinya yang paling merepotkan adalah mencari tiket. Saya harus cari tiket jauh-jauh hari, pernah saya menyepelekan akhirnya malah saya sendiri yang repot harus muter-muter cari tiket mana puasa lagi. Dan yang paling menyebalkan lagi adalah pengepakan barang. Karena saya gak mau kelihatan bawa barang (walaupun saya rasa gak mungkin orang barang saya banyak banget he……he…..) dengan sedikit trik jitu karena sudah terbiasa mudik jadi harus terbiasa untuk mengepak barang dari yang banyak menjadi sedikiti kalau enggak nantinya kita sendiri yang repot.

Selain itu juga sebelum mudik saya harus menyelesaikan tugas-tugas kuliah selain saya sendiri yang menyelesaikan terkadang saya minta bantuan temen yang menyerjakan he….(yang ini jangan ditiru) karena saya pastinya akan molor masuk kuliah.

Tapi ada juga hal-hal yang menyenangkan. Misalnya: saya pasti kalau mudik dianterin temen-temen (udah kayak rombongan haji deh) ini menambah erat persahabat saya dan temen-temen, atau saya ketemu temen baru di perjalanan (ini nambah koleksi sahabat), ada juga yang lucunya yaitu kita semua pasti binyung udah buka apa belum karena saya biasa naik bis kalau pulang, saya pasti celingak-celinguk sendiri lihat orang udah pada buka belum, dan yang pasti dengan mudik ini saya jadi tambah dekan dengan YANG DIATAS karena selama perjalanan saya banyak berdoa dan berzikir biar selamat.

Capek dan lelahnya mudik tak akan terasa kalau sudah nyampe di rumah. Ketemu dengan keluarga dan mereka senang dengan apa yang kita bawa (awas aja kalau gak seneng he…). Pokoknya seru abis deh mudik itu. Ini akan jadi suatu pengalaman yang tak terlupakan buatku dan juga pastinya bagi anda para pemudik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s