Al Qiyadah : aliran pemecah ummat

Munculnya berbagai macam aliran sesat di Indonesia merupakan suatu fenomena tersendiri. Dari LDII, NII, Ahmadiyah, Safi Bugis, Al Quran Suci, Lia Edan, dan sampai yang terbaru Al Qiyadah.Aliran-aliran ini sangat membuat resah ummat dari kalangan ulama sampai orang awam yang tak tau agama (mungkin mereka hanya ikut-ikut saja). Berbagai reaksi bermunculan untuk menentang aliran sesat ini sampai terkadang perbuatan anarkispun dilakukan.

Reaksi penentangan memang wajib kita lakukan sebagai tanda bahwa kita ummat Islam menolak aliran ini. Karena aliran-aliran sesat ini sudah menodai agama ISLAM. Seperti Ahmadiyah yang mempunyai Shahadat yang berbeda dengan ummat Islam, tidak mengakui bahwa Muhammad adalah Nabi Terakhir, Shalat wajib lima waktu tidak ada yang ada hanyalah shalat Lail, puasa dan haji menjadi tidak wajib.

Tetapi berbuatan anarkispun bukan suatu perbuatan yang baik. Karena itu bukanlah ciri orang Islam. Sebaiknya dilakukan dialog-dialog terbuka antara pemuka agama Islam dan pendiri aliran sesat ini. Dan dilakukan bimbingan buat para pengikut aliran sesat, bagaimanapun mereka hanyalah korban dari ketidak tauan mereka.

Jadi dengan munculnya berbagai macam aliran sesat ini sebagai ummat Islam kita perlu cemas dan bersatu memeranginya. Tetapi kita harus lakukan dengan cara yang damai. Pemerintah yang sebaiknya lebih cepat bertindak. Karena Islam merumakan agama mayoritas di Indonesia ini.

2 thoughts on “Al Qiyadah : aliran pemecah ummat

  1. sepakat: merangkul secara baik-baik, bil hikmah. sangat disayangkan sebagian saudara kita lebih memilih anarki. jadi, yang perlu dirangkul ada 2 pihak, tidak cukup hanya aliran yang dinilai sesat.

    salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s