Belajar Hidup Sederhana

Sebelum perfilman di Indonesia mulai bangkit. Film-film India pernah menjamur di Indonesia. Saya termasuk salah satu penggemarnya saat itu. Film India mempunyai ciri khas tersendiri. Selain waktu tayang yang tidak pernah kurang dari 3 jam, film India sangat khas dengan gaya tradisionalnya. Biarpun dalam film tersebut bersetting di luar India tetapi pasti nyanyian dan tarian tidak akan pernah hilang. Satu lagi yang pasti membuat terperangah adalah gaya hidup mereka yang wah. Dan itu akan menunjukkan bahwa kehidupan di India seperti apa yang mereka gambarkan dalam film-film mereka.

Ternyata persepsi kita salah. Jumlah penduduk India di atas 1,3 miliar jiwa dan 70 persen berpenghuni di pedesaan. India menempati posisi ke dua penduduk terbanyak setelah China, kemudian bencana alam & kelaparan yang sering melanda negeri ini. Bandingkan dengan negara kita yang berjumlah 220 juta penduduknya.

Di ibukota-ibukota provinsi dapat kita temui mobil-mobil mewah berkeliaran seperti Mercy atau BMW. Kendaraan yang mendominasi di India adalah Tata Ambasador. Modelnya sangat kuno, mirip mobil Fiat produksi Italia 1970-an. Mobil ini menjadi mobil kebanggaan India. Tata Ambasador merupakan mobil dinas wajib pejabat India. Mobil tersebut wajib berwarna putih. Kenapa? karena putih dapat meredam cuaca panas di India. Menurut meraka yang terpenting adalah fungsi operasionalnya. Coba kita jika para pejabat Indonesia di sediakan mobil Tata Ambasador, maka apa yang akan terjadi???? paling jelek mobil yang disediakan oleh Pemerintah Indonesia mungkin Kijang Innova. Oleh sebab itu, sebaiknya pejabat-pejabat di Indonesia bersyukur dan lebih meningkatkan kerjanya.

Dari segi pendidikan dan SDM nya, India jelas lebih unggul dari Indonesia. Seluruh perguruan tinggi di India mewajibkan siswanya untuk memakai bahasa inggris sebagai bahasa pengantar, tidak hanya di perguruan tinggi tetapi juga sudah di mulai dari pendidikan dasar samapai menengah. Dan semua buku pengantar menggunakan bahasa inggris. Selain itu yang menjadi andil menggunaan bahasa inggris adalah India merupakan negara jajahan inggris. Andai waktu dapat di putar kembali mungkin kita bisa memilih agar Inggris saja yang menjajah negara kita, kenapa harus Belanda dan Jepang? karena sampai sekarang kita belum bisa menggengunakan kedua bahasa negara tersebut.

Tidak mengherankan jika Pendidikan di India jauh lebih maju dibandingkan Indonesia. India sudah mampu bersaing di tingkat Internasional karena alumninya tersebar diseluruh dunia. Sebagai Informasi dokter-dokter yang bekerja di Amerika Serikat 30% berasal dari India dan di Perusahaan besar (Microsoft) milik Milyuner ‘Bill Gates’ itu juga tidak kurang dari 30% tenaga engineernya berasal dari India. Dimana untuk Indonesia hanya beberapa orang beruntung saja yang dapat bekerja di Microsoft.

Selain itu biaya pendidikan di India sangat murah. Untuk menyelesaikan S-2 di perguruan tinggi top sekelas Universitas Delhi, misalnya, mahasiswa India hanya perlu dana pendidikan Rs (Rupee India) 5.000 (sekitar Rp 1.250.000). Bandingkan dengan di Indonesia, misalnya, saya mahasiswi S-2 di UIN Malang setiap semesternya harus membayar Rp.3.000.000,-.

Dapat kita murahnya biaya pendidikan tingginya menunjukkan bahwa pemerintah India sangat memperhatikan pendidikan rakyatnya. Hal itu tidak terlepas dari misi pemerintah yang lebih mengedepankan kemampuan SDM (sumber daya manusia). Bagi pemerintah India hal yang terpenting adalah human capital (modal manusianya).

Meski dalam kesederhanaan dan gaya hidup superhemat tersebut, tidak berarti mutu pendidikannya rendah. Bahkan, perguruan tinggi di India termasuk tujuan pelajar asing, terutama dari negara-negara Asia. Selain karena mutu pendidikannya, banyaknya pelajar asing memilih India sebagai tempat belajar juga disebabkan murahnya biaya hidup di negeri itu. Sikap hidup sederhana dan hemat warga India berpengaruh terhadap biaya hidup di sana.

Selain dari India kita belajar hidup sederhana. Mari kita belajar hidup sederhana dari Rasululllah. Rasulullah SAW adalah satu teladan mulia yang memperlihatkan sikap sederhana. Meskipun beliau memiliki kedudukan terpandang di masyarakat Arab kala itu, beliau sama sekali tidak berobsesi dan berkeinginan untuk memamerkan kedudukannya. Rumah beliau sangat sederhana, alas tidur pun hanya pelepah daun kurma yang membekas di pipi beliau setiap kali bangun tidur. Sikap hidup sederhana ini pulalah yang dibudayakan oleh para khalifah sepeninggal Nabi SAW.

Kalau kita dapat memahami bahwa hidup sederhana itu indah, maka kita akan mudah melepaskan diri dari keserakahan, sekaligus ikut merasakan derita orang lain. Jadi, seseorang yang biasa hidup mewah, perindahlah hidup anda dengan kesederhanaan.

Pola hidup sederhana merupakan sebuah keindahan dari kekuatan mengendalikan diri dari hawa nafsu dan keserakahan. Meski untuk menjadi kaya-raya tidak dilarang agama. Termasuk siapa pun, tidak dilarang punya mobil mewah, rumah mewah, kapal pesiar yang mewah dan perhiasan mahal, namun asal kekayaannya itu diperoleh secara halal.

Toyohiko Kagawa, filsuf Jepang pernah mengatakan, jika kita ingin hidup bahagia, kita harus hidup sederhana. Apabila engkau memakai jas yang mahal, engkau pasti khawatir akan rusak, kotor atau hilang. Apabila engkau mengelilingi dirimu dengan barang mewah, engkau sering khawatir, barang itu hilang atau rusak. Di mana hartamu berada. di situ pikiranmu berada. Engkau akan terbelenggu, oleh sesuatu yang fana.

Jadi tidak ada salahnya jika masyarakat Indonesia belajar hidup sederhana. Karena hidu sederhana bukan berarti miskin. Pola hidup yang sederhana akan lebih membawa dampak positif. Gaya hidup sederhana akan membuat kita menjadi lebih hemat. Dan hidup sederhana akan bersikap lebih murah hati, bijaksana, sabar dan tawakal, sehingga nurani kita akan lebih peka terhadap penderitaan yang banyak menimpa saudara kita.

Dan yang paling penting, dengan gaya hidup sederhana ini akan lebih ingat kepada ALLAH dan selalu bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan-NYA. Jadi tidak salah dong jika kita bergaya hidup sederhana.

 

10 thoughts on “Belajar Hidup Sederhana

  1. Bagus banget isi blognya, boleh aku save pagenya untuk kenang-kenangan
    ^_^. Saya juga lagi belajar yang namanya hidup sederhana, Saya baru sadar bahwa semua kekayaan yang kita miliki di dunia fana ini tidak ada yang bersifat kekal, saya selalu belajar dari kesalahan saya dimasa lalu, dulu saya termasuk orang yang suka royal, pingin itu pingin ini sampai-sampai dibuat pusing oleh yang namanya keinginan (hasrat), kalau pingin tahu aku hampir dibuat gila, ternyata yang namanya kepuasan itu tidak ada batasnya, sampai ada seorang teman yang memberi saran kepada saya, agar saya hidup sederhana dan lebih mengutamakan kebutuhan daripada keinginan, sayapun mengerti maskud dari perkataan dia, jadi yang harus lebih ditekankan adalah prioritas, yang pada akhirnya kata-kata temanku itu menjadi obat penawar rasa pusing saya. gitu!
    mungkin ini sedikit cerita yang ku ambil dari pengalaman hidupku yang semoga menjadi pelajaran betapa pentingnya hidup sederhana.

  2. Sejak dari agak muda usia dulu saya sudah membaca, mendengar, merenungi pola hidup sederhana, tapi pada kenyataannya saya masih terlalu cinta dunia, takut ditinggalkannya, takut nggak dianggap orang lain eksistensi saya.
    Tapi baru akhir2 inilah saya merasakan nggak peduli apa kata orang, aku ya aku, pikiraanku, keinginanku.
    hidup sederhana karena keinginan sendiri, bukan karena terpaksa, hidup cukup pada saat kita memiliki kuasa untuk berlebih, rasanya puas banget ya, pas pengen jalan kaki karena emang nggak punya kendaraan lain (he he), suatu saat diberi kesempatan nolong orang ketika naik bus umum, diajak orang naik kendaraan pribadi bareng kalao satu arah perjalanan, nikmat banget ya, kalau semua orang saling harga, care, memperhatikan lingkungan sekutarnya dan merespon penuh persahabata….
    Mimpi ya aku?? Bangun ahhh !!
    Tapi tolong bangunin orang lain juga ya??

  3. saya kagum ketika baca cerita diatas,, mungkin sudah saat nya kita memulai hidup yang sederhana,, tidak hanya memikir diri sendiri ,,tapi juga orang di sekitar kita,,

    banyak pelajaran yang saya ambil saat kita sudah merasa cukup,,memang kedudukan kadang membuat kita lupa akan asal kita datang dari mana,, dan akan kembali pada siapa ??
    manusia memang di ciptakan sebagai makhluk yang paling rakus,, bahkan bisa dibilang seperti syetan,, Kenapa saya berbisra begitu,, mungkin karna lebih banyak hawa nafsu sehingga tudak bisa tertampung,dan ingin mencoba apa yang belum kita punya,, bahkan memiliki nya,,dengan segala cara

  4. wah ………… kayaknya kamu jelekin indonesia ni… hahahahahha………………. buat aku itu bagus bang soalnya kita harus terus menyinggung bangsa kita supaya bangkit hahahahaha……………………

  5. Saya juga sering berfikir demikian,, kalau kemewahaan yang kita
    miliki tidak ada gunannya kalau kita tidak bisa hidup sederhana,
    sebab harta yang kita miliki bisa hilang sekejap mata,,tapi saya juga bingung,,,bagaimana dengan orang yang hidupnya pas-pasan???
    dia sudah mencoba hidup lebih dari sederhana tapi tetap aja tidak mencukupi,,,,

  6. aslkm……

    hidup….”hidup sederhana”

    bingung saya knapa ya Indonesia tuh kebanyakan “hedon”??

    yang jelas…semua yang kita miliki itu bukan kepunyaan kita…
    semuanya hanya punya Allah…

    makanya,,kita jangan sombong….malu atuh sama Allah,,,
    klo bahasa kitanya sekarang ” ih,,,syapa elo..gitu lho..”hehe

    aku save ya page-nya,,,mbokan mu sharing,,,kan asik tgl buka flsdisk,,langsung dech,,,browsing lagi,,,

    makasih ^_^

  7. Baguss
    sebagai media renungan masa sekarang ini
    yang mana manusia hidup penuh dengan kemewahan
    mazz kalau perlu ditambah dengan filosofi2nya donkk

  8. “hidup sederhana..” aku mash belajar dan menerapkan hidup sederhana,apalagi hidup di kota dan di kampung selalu saja saling memamerkan kekayaanya,apalagi saya dari kecil tidak pernah merasakan apa yang diinginkan terkabul maklum lah orang tua saya tidak ada uang buat membelikan anak-anaknya,bisa makan ja udah syukur….
    jadi setelah aku bekerja aku selalu menghabiskan gaji saya dengan membeli segala sesuatu yang saya ingikan meskipun tidak saya butuhkan….
    tidak perduli itu uang hutang yang penting aku bisa mencukupi segala sesuatu yang sya inginkan
    hingga skarg aku sadar diwaktu aku tidak punya apa-apa penting menerapkan hidup hemat bukan untuk sekarang tapi besok kemudian hari….

  9. setuju, ayo hidup sederhana.

    anak muda indonesia, tinggalkan kemewahan yang semu

    ayo hidup bersahaja.

    kalau anda bisa memilih sederhana saat ada pilihan mewah, anda hebat!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s