Ikutan Komentar Film Ayat-Ayat Cinta

Sejak terdengar buku Ayat-Ayat Cinta akan dibuat ke layar lebar, sejak saat itu pula pro kontra terdengar. Karena memang selama ini benyak pembaca novel yang kecewa ketika novel tersebut dibuat film.
Agak sulit memang membuat sebuah film yang diangkat dari novel. Apalagi jika novel tersebut adalah novel poluler. Contohnya Harry Potter, bayangkan saja buku setebal itu harus dibuat menjadi film yang berdurasi 2 jam. Adikku memberi penilaian film Harry Potter jauh dari novelnya tetapi karena pembuat film Harry Potter memberikan visualisasi yang baik dan pemainnya total maka menjadi bagus.
Maka ketika AAC akan dibuat menjadi film maka sudah dipastikan pro dan kontranya pasti ada. Apalagi novel ini bernuansa Islami diperlukan kehati-hatian dalam pembuatannya.
Saat ini Film AAC sudah beredar selama 1 minggu dan jumlah penontonnya sudah mencapai 700 ribu orang dan ini akan terus bertambah. Saya merupakan salah satu orang yang menunggu penayangan film ini walaupun sempat dua kali kecewa karena tertunda penayangannya.  Dan akhirnya saya sudah menonton film tersebut.
Dan penilaian saya adalah film ini jauh dari harapan saya. Begitu banyak alur cerita yang berubah, settingnya pun jauh sekali dari kesan Mesir, exspresi pemainnya pun kurang bagus hanya Zaskia yang menurut saya total actingnya, dan penekanan terhadap poligami yang saya kurang setuju karena dalam novelnya penekanan tersebut tidak ada. Walaupun begitu banyak kekurangan disana sini tetapi saya tetap acungi jempol atas usaha sang sutradara untuk dapat membuat film ini dengan baik. Dan berani mengambil resiko dengan membuat film Islami.
Tidak ada yang sempurna di dunia ini kecuali Tuhan. Dan ketika ada sesuatu yang kurang sempurna kita tidak boleh menghakiminya. Semoga saja ini menjadi satu pembelajaran yang baik untuk para senias film di Indonesia agar mampu membuat film yang jauh lebih baik lagi.
Dengan adanya film AAC ini kia peningmat film disuguhi nuansa baru setelah sekian lama perfilman di Indonesia didominasi film-film horor. Jadi ambillah yang positif dalam film AAC dan buanglah yang negatifnya. Selamat menonton.

13 thoughts on “Ikutan Komentar Film Ayat-Ayat Cinta

  1. Ikut komentar nih.Sebenernya nonton pas kemaren malem jam 10 malem,itu pun beruntung tinggal sisa 2 dan akhirnya dapet.Di kota saya aja,Bandung,sudah seminggu susah banget dapat tiketnya.Sebenernya agak kecewanya (seperti yg udah mbak omongin diatas) bagian yg menurut saya nggak penting yaitu ketika fahri pusing untuk mempersatukan antara maria dan aisha,dan itu berlangsung agak lama,justru bagian dimana perjuangan fahri melawan fitnah noura terasa kurang greget dan hambar.Tapi ya namanya juga kita sebagai penonton cuman bisa kritik dan memberi saran,ketika kita di bagian sutradaranya kita pun mungkin akan sangat bingung,membuat novel yang tebal menjadi film berdurasi 2 jam dan nggak kehilangan alur akibat harus banyak cerita yang dibuang.Namun,kita harus acungin jempol buat mas Hanung dan produsernya,karena mungkin dengan film ini,bakalan banyak dibuat film-film bernuansa Islam (dan bukan hanya untuk mengeruk untung saja).Sekian aja komentar saya.Wassallam

  2. berdasarkan berita tadi malem…jumlah penontonnya sudah mencapai 1.3 juta….ck ck ck..(belum termasuk yang nonton bajakannya…)

  3. ikutan komen aahhh….

    saya termasuk yang tidak kecewa dengan kondisi film ayat-ayat cinta, karena yang saya lihat emang sasaran filmnya bukan untuk kalangan para pembaca novelnya ^^ dan memang untuk saat ini, tayangan2 sejenis itu sasarannya bukanlah orang-orang yang sudah faham agama. saya salut ke kang hanung, karena telah membuat beberapa teman saya menyadari seperti apa islam itu (teman saya itu orang mengaku beragama islam sejak lahir lho…) nah, permasalahan sekarang adalah, apa yang harus dilakukan kepada teman-teman saya itu. film ayat-ayat cinta bisa diibaratkan sebuah pintu gerbang untuk menuju taman dakwah, nah, para pemandunya adalah orang-orang yang aktif di organisasi keislaman. so… what will you do then? (bener ga ya bahasa inggrisnya)

    NB : di film si saiful tuh gw banget lho…. (padahal kalo di novel mah kagak) >:)

  4. hati hati flm aac bisa merusak aqidah umat islam:
    orang islam tdk dibenarkan menjawab salam orang kafir
    orang islam haram menikah dgn orang kafir sebelum masuk islam

  5. nich,Komentar aq saat nonton premier AAC..

    subbahallah…

    tu kata pertama yg aq ucapin saat aq liat antrian orang yg mo bli tiket…

    giilaaa orang ampe segitunya mo nonton!!bejibun kyk mo liat konser!!!
    dan rata2 mreka semua pke kerudung!!

    truz aq prihatin bgt saat liat jilbab mreka pada lepas!!dan jerit2 kyk orang kemasukan!!cuma gara2 mo nonton AAC doank!!masyaallah…

    Alhamdulillah untung aja aq punya kawan yg baaeeekk bgt dy ngasih tiket AAC secara cuma2…dy bilang “Just for you..!”

    Makasi ya abi kamu mang temen yg pengertian..hehe

    btw klo soal novel AAC yg di filmin quh sih nanggepinnya ga munafiklah!aq setuju bgt!!coz aq penasaran ma manusia2 ciptaan kang abik yg dasyat!!secara klo cuma lewat khayalan aja mah ga komplit.tu mnurut guee..

    Dan jujur,quh suka bgt ma jalan critanya yg walau pun berbeda jaauuuh ma crita dinovelnya…

    Dan lagi manurut aq AAC jauuuhh lebih best N bermutu ketimbang film2 yg horor yg ga jelas!!!!

    oh ya lam kenal ya….

    klo sempet qt tukeran link yaaa…

    By: Karina
    E-mail: cimung@palcomtech.com
    Friendster: cimung_lucu@plasa.com
    YM: karina_perycantiq

  6. Buat mbak armia, memang ada ya adegan orang yang membalas salam orang kafir? trus satu lagi….maria itu udah diislamkan, emang di film cuma digambarkan dengan suara syahadat maria dan terjemahannya dalam bahasa indonesia juga di filemnya”
    salam…peace….

  7. ayat-ayat cinta adalah bukti keberanian seorang sutradara,aku acungi jempol semoga tu tahun-tahun yang kan datang lebih berani dan membuat film yang bagus seperti aac,saya sangat trkesan dgn film aac smoga ini bertanda perfilman kita kan bangkit dan jadi tontonan tuk bangsa sendiri,kekurangan adalah biasa itu adlah manusiawi.selamt menooton film aac bgi yang blm nnton,bagus kok sy dah dua kali nnton film aac.trima kasih

  8. Subhanallah,,
    pertama liat AAC aku bener2 kagum sama para pemainnya+sutradara yang uda berusaha bikin tu film…
    Walaupun terdapat banyak kekurangan, ya memanga benar kesempurnaan hanya milik Allah…
    beberapa hal yang bikin film tu kurang greget…
    1. Waktu Fahri yang mau nikah, d novel dy kan istikharoh dulu, trus dpt biodata Aisya dan dy ga mau ngebuka biodata beserta foto itu, dan disitu ditunjukkan bahwa Fahri menikah dengan Aisya murni karena istikharoh (bukan karena tampang Aisya yg cantiq kyk di filmnya..)
    2. Si pengacara Indonesia yang di film tu seolah2 gag stuju ma yg namanya ta’aruf, dibuktikan dengan kata2nya ma Aisya wktu tanya2 ttg fahri; “jadi kamu ta’aruf dengan fahri, trus menikah?”
    3. Menurut aqu ya, yg cocok jd fahri tu justru pemerannya c Saiful, dy lebih ‘kalem’..
    4. Aisya di filmnya kok kayak yang keras kepala ato gimana gituh, gak sesopan dan sehalus yang diceritakan di Novel, tapi salut lah bwt Rianty..

    yang bagusnya..
    1. Carrisa Puteri… aktingnya bagus baget, Zaskia juga..
    2. Lagu2 nya menyentuh…
    3. Poligami dikemas secara indah…
    4. bikin aku pingin cepet bisa menemukan bidadari yang uda ditakdirkan untuk menemani hidupku…

  9. haiiiiiiiii ni hao ma….gw sala satu penggemar berat film AAC,menyentuh banget filmnya…terutama pas scene maria meninggal.sumpah deh,ampe segalon gw nangis huahahaha lebaaaaay…!!!menurut gw acting yg paling bagus adala carissa puteri!!!!!!!!!gw cari all about her,tao ga,ternyata dia punya panggilan kesayangan .dia biasa dipanggil “adek” ma keluarga,n temen2nya.termasuk oleh pemain AAC yg laen,wkt di lokasi syuting jg.aaaaaaaaaa lucunyaaaaaaaaaaaaa……….!!!!!!!!!cia you adek!!!!!!!hoho xie-xie

  10. tolong aku diberi bodatanya carrisa puteri dong !
    dia artis favoritku !
    dan kalau bisa juga di beri biodatanya rianty cartwright dan zaskia adya mecca karena tu artis juga penggemarku lo !!!!!!!!!!!!!
    nanti kalau dah dapat biodatanya tolong dikirim di email aku ya !
    tadi lo !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s