Belajar dari Kemenangan Barrack Obama

Berakhir sudah perjuangan panjang Barrack Obama. Setelah dua tahun berjuang tuk menjadi Presiden Amerika. Barrack Obama mengukir sejarah baru, dia menjadi Presiden pertama dari kalangan minoritas.Kemengan disambut meriah oleh jutaan rakyat Amerika dan juga seluruh masyarakat dunia. Barrack Obama menang telak dari pesaingnya Jhon Mcchain. Obama berhasil meraih 334 dan Mcchain hanya mampu meraih 184 electoral vote. Dan hampir diseluruh negara bagian Obama menang.

Perjuangan Obama tidaklah mudah, sejak awal Obama mengumumkan diri menjadi calon Presiden dari Partai Demokrat banyak orang yang meragukannya terutama ketika dia harus bersaing dengan Hillary Clinton. Tetapi akhirnya walaupun dengan perjuangan berat Obama mampu menang dari Hillary.

Banyak pelajaran yang perlu dipelajari dari Pemilu Amerika, terutama untuk Indonesia. Yach walaupun tidak mudah untuk menciptakan pemilu seperti di Amerika. Tetapi setidaknya kita berharap suatu saat Indonesia bisa mengikuti Pemilu Amerika.

Beberapa yang perlu dipelajari dari Pemilu Amerika adalah:

  • Setiap orang berhak mencalonkan diri menjadi Presiden walaupun dari kalangan minoritas. Tidak memangdang warna kulit, agama, etnis, bahasa dan lainnya. Buktinya Obama mampu membuktikan diri bahwa dia pantas menjadi Presiden Amerika dikalangan mayoritas orang berkulit putih.

  • Mampu menggalang dana dari berbagai pihak dan kalangan. Obama mampu mengagalang dana hingga ratusan juta dollar. Obamapun tak pandang bulu siapapun boleh menjadi donatur kampanyenya. Bahkan banyak yang menyumbang hanya 10 dollar.

  • Mencari dukungan dan

  • Debat yang interaktif. Obama dan Mcchain mengadakan debat terbuka sebanyak 3 kali. dan itu dilakukan sendiri tanpa pendamping tanpa kertas persiapan. Dan tanpa jeda iklan sama sekali, mereka berdebat selama 1 jam lebih.

  • Menggunakan media eloktronik tercanggih sehingga memudahkan untuk berkampanye, mencari dukungan dan menggalang dana.

  • Memiliki tim kampanye yang solid

Tetapi yang paling penting adalah bisa menerima dengan lapang dada kekalahan dan menerima kemenangan lawan. Jhon Mcchain kemarin dalam pidato kekalahan di depan pendukungnya meminta para pendukungnya untuk menerima kekalahan ini dan meminta pendukungnya untuk memberi selamat dan membantu Barrack Obama dalam menjalani pemerintahan.

Pendukung Mcchain kecewa dengan kekalahan ini walaupun hasil pasti akan diumumkan tanggal 15 November tetapi mereka bisa menerima kekalahan ini dengan baik tanpa harus ada demo atau huru-hara.

Mungkin ini salah satu hal penting yang harus dipelajari oleh rakyat Indonesia. Bahwa disetiap pertandingan pasti ada yang menang dan kalah. Jika kita menang kita bersyukur tetapi jika kalah kita harus menerima kekalahan itu dengan baik untuk dapat dijadikan intropeksi diri.

Semoga hal ini akan menjadi pelajaran berharga untuk pemerintahan dan rakyat Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s