Pengelolaan Diri

            Perubahan dalam diri seseorang ditentukan oleh dirinya sendiri atau dengan bantuan orang lain, tapi tetap saja faktor utama adalah pribadi orang itu sendiri dan faktor pendukungnya adalah orang lain.

            Untuk membuat diri sendiri berubah menjadi yang lebih baik sebaiknya seseorang harus mempunyai komitmen pada diri sendiri. Mengkomitmenkan diri sendiri juga sangat tidak mudah banyak sekali godaan-godaan dari luar.

Oleh karena itu dalam diri sesorang diperlukan pengelolaan dalam diri sendiri. Karena memang perbahan dalam diri sendiri diperlukan agar suatu saat kita semua dapat merubah orang lain. Kita tidak dapat meminta seseorang memperbaiki diri jika diri kita sendiri tidak mau berubah.

Perubahan dalam diri sendiri dapat kita dengan beberapa cara. Antaranya yaitu :

  1. mengenali diri sendiri terlebih dahulu agar lebih mudah dalam merubah apa yang ingin kita rubah dalam diri kita.
  2. minta bantuan kepada orang lain yang bisa membantu agar lebih mudah kita melakukan perbahan.
  3. mempunyai komitmen yang besar pada diri sendiri. Jangan setengah-setangah, agar benar-benar dapat berjalan dengan baik perubahan itu.
  4. lakukan perubahan atas kemauan sendiri. karena semua itu untuk diri kita sendiri bukan untuk orang lain. Pengaruh perubahan itu memang akan mempengaruhi diri orang lain.

Dari semua yang disebutkan diatas sebenarnya hanya satu faktor yang paling penting yaitu komitmen pada diri kita sendiri untuk melakukan perubahan tersebut. Karena jika kita mempunyai komitmen yang besar pada diri kita akan mudah sekali perubahan itu dapat terjadi. Memang sangat besar pengaruh lingkungan dalam perubahan diri sendiri. tanpa kita sadari bahwa lingkungan terkadang membawa dampak positif atau negatif, karena lingkungan yang baik itu akan menjadi faktor yang sangat mendukung dalam perubahan diri untuk menjadi yang lebih baik. Karena bagaimanapun yang mampu untuk mengelola diri kita sendiri adalah jiwa kita bukan jiwa orang lain. tetapi dukungan dari oarang lain akan jadi salah satu faktor pendukung.

Jika kita ingin melakukan perubahan sebaiknya kita melakukannya di lingkungan yang benar-benar mendukung perubahan tersebut. Agar dapat ada selalu ada yang mengingatkan ketika kita sudah mulai jenuh melakukan perupahan positif. Dan selalu berfikiran positif karena perubahan itu untung kepentingan diri kita sendiri bukan untunk orang lain.

Dalam melakukan perubahan itu juga jangan lupa sekali kita minta bantuan kepada ALLAh dalam melakukannya karena bagaimanapun, perubahan itu dapat terjadi karena izin ALLAH. Tetap[i sesungguhnya ALLAH selalu membantu ummatnya, oleh karena itu kta harus selalu yakin bahwa ALLAH ada di samping kita dalam melakukan perubahan itu.

Perubahan akan berdampak sangat positif. Karena bagaimanapun perubahan itu akan sangat berpengaruh buat diri kita pribadi.

Manajemen Diri

Setiap orang mempunyai tujuan hidup. Tujuan hidup setiap orang berbeda-beda. Karena mereka memiliki pemikiran yang berbeda, dan juga keinginan yang berbeda dalam kehidupannya. Ada yang sangat berambisi, biasa saja, dan ada pula yang hanya menjalani apa yang sudah tuhan takdirkan.

Tidak mudah menjalani tujuan hidup yang sudah kita rencanakan, karena terkadang rencana yang sudah kita ingin jalankan terbentur oleh kenyataan yang ada. Karena kita tidak mempunyai kuasa apapapun untuk dapat menentukan apakah tujuan yang sudah kita tentukan itu dapat berjalan dengan baik. Karena ada Tuhan yang menentukan dan mempunyai kuasa atas segala hal yang ada di dunia ini. Jika DIA sudah menentukan tidak apakah kita dapat merubahnya. Oleh sebab itu kita hanya dapat berdoa agar tujuan yang sudah kita rancang dapat berjalan sesuai rencana.

Perencanaan tujuan hidup yang baik tidak mudah. Karena kita harus mampu konsisten dengan apa yang sudah kita rencanakan. Dan kita sudah memikirkan baik dan buruknya terlebih dahulu.Merencanakan tujuan hidup yang baik dengan cara manajemen diri. Pengertian Manajemen Menurut James A.F. Stoner : Manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya dari anggota organisasi serta penggunaan sumua sumber daya yang ada pada organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya. Pengertian Manajemen Menurut Mary Parker Follet : Manajemen adalah suatu seni, karena untuk melakukan suatu pekerjaan melalui orang lain dibutuhkan keterampilan khusus.

Manajemen diri adalah orang yang mampu untuk mengurus dirinya sendiri. Sedangkan kemampuan untuk mengurus diri sendiri itu dilihat dari kemampuan untuk mengurus wilayah diri yang paling bermasalah. Dan yang paling biasa bermasalah dalam diri itu adalah hati. Oleh karena itu kita harus bisa memanaj hati.

        Menata hati dan potensi yang ada di dalam diri diperlukan kecerdasan. Saat ini seseorang berkarya tidak cukup dengan kecerdasan rasional yaitu seseorang yang bekerja dengan rumus dan logika kerja saja, atau dengan kecerdasan emosional (Goleman, 1996) agar merasa gembira, dapat bekerjasama dengan orang lain, punya motivasi kerja, bertanggungjawab dan life skill lainnya. Dan satu hal lain yaitu kecerdasan spiritual agar seseorang merasa bermakna, berbakti dan mengabdi secara tulus, luhur dan tanpa pamrih yang menjajahnya (Zohar, 2002).

            Jika diantara ketiganya kita satukan untuk dapat manata atau mamanaj diri, tidaklah mungkin semua yang sudah kita rencanakan dapat berjalan sesuai dengan harapan. Karena dari ketiga kecerdasan tersebut saling mendukung dalam menata diri.

            Kesuksesan dapat dilihat dari kesuksesan seseorang dalam memanaj dirinya sendiri. Karena setelah dapat memenaj diri sendiri pasti orang itu akan dapat memimpin