Para Pemain Film “Laskar Pelangi”

Satu lagi buku yang akan dijadikan film yaitu “Laskar Pelangi”. Menyusul sebelumnya perfilman Indonesia dihebohkan dengan booming Film Ayat-ayat Cinta yang diadaptasi dari buku yang berjudul sama. Film AAC mendapatkan respon positif terlihat hingga sekarang sudah lebih dari 3-4 juta penonton yang sudah menontonnya. Sebelum filmnya laris, bukunya sudah menjadi buku best seller.

Begitupun dengan buku Laskar Pelangi yang menjadi best seller. Dan saat ini sedang dalam rencana pembuatan filmnya. Dan mungkin saat ini akan menjadi film yang dinanti-nantikan. Film ini diproduksi oleh Miles Production milik Mira Lesmana dan disutradarai oleh Riri Riza.

Para pemain film ini pastinya saat ini sedang dinanti-nantikan karena buku ini bagus sekali dan penuh inspirasi. Salah satunya dalah pemeran Bu Mus, seorang guru yang mengajar dengan segala kesabaran dan keikhlasan. Dan baru saja ada berita di detik.com yang menjadi bu Mus adalah Cut Mini. ternyata Film Laskar Pelangi juga didukung oleh pemain-pemain handal yang ikut berpartisipasi didalamnya, antara lain adalah Mathias Muchus, Slamet Rahardjo, Tora Sudiro, Lukman Sardi, dan Rieke Diah Pitaloka.

Semoga Film Laskar Pelangi akan sebagus bukunya. Dan pastinya banyak sekali orang yang menanti-nanti film ini. Rencananya Film ini akan beredar setelah lebaran. Wah jadi gak sabar nunggunya. Siapa ya yang akan jadi Ikal, Lintang, A lin, dll. Good Luck deh

Iklan

Ramainya Perdebatan Film Ayat-Ayat Cinta di Blog

Fenomeka buku Ayat-Ayat Cinta yang berhasil terjual hingga 400.000 ekslemplar dan membuat penulisnya menerima penghasilan sebesar 1,5 milyar, membuat sebuah pihak rumah produksi berminat untuk membuat filmnya.

Tidak mudah membuat film yang diadaptasi dari sebuah novel. Apalagi jika novel tersebut adalah novel yang sangat diminati. MD Entertaiment sebagai pihak rumah produksi mempunyai keberanian yang cukup nekad. Karena novel Ayat-Ayat Cinta adalah novel best seller dan islami. Tokoh-tokoh yang terdapat dalam novel AAC memiliki karakter yang sangat kuat. Suasana keindahan Mesir tergambar jelas didalam novel tersebut membuat para pembacanya terhanyut kedalam keindahannya.

Ketika novel AAC akan dibuat film begitu banyak para yang pembaca yang merasa pesimis film ini akan berhasil seperti novelnya. Karena bukunya terlalu sempurna menggambarkan tokoh dan suasananya.

Dari isu-isu novel AAC akan dibuat film hingga film tersebut beredar dan kini film tersebut sudah menjadi box office terjadi perdebatan seru. Pro kontra pun terjadi ada yang mengatakan film ini bagus dan ada film ini yang kurang bagus. Kebanyakan yang terjadi adalah kekecewaan para pembaca yang merasa kurang gregetnya film ini.

Blog-blog pun ramai memperbincangkan perdebatan tersebut. Dari perdebatan pemain, setting film, dan yang paling uniknya adalah ada yang mengatakan haram menonton film ini. Beberapa ini blog yang memperdebatkan film AAC:

1.Download Film Ayat-ayat Cinta , Kenapa ada?, http://akhdian.wordpress.com/
2.Mengapa Film Ayat-Ayat Cinta Beda dengan Novelnya?, http://hmcahyo.wordpress.com/
3.Horison: Ayat-Ayat Cinta, Dilema Novel ke Layar Lebar, http://cabiklunik.blogspot.com/
4.Film Ayat-Ayat Cinta Lebih Berbahaya dari Film Maksiat?, http://www.eramuslim.com/
5. Kontroversi Ayat-ayat Cinta (buku dan film), http://d4j4l.blogspot.com/

Saya pun termasuk orang yang mengikuti perdebatan film tersebut dari awal film ini dibuat hingga kini film tersebut beredar. Kecewa pastinya ada karena ternyata film ini belum bisa sebagus novelnya. Tetapi saya tetap menaruh apresiasi yang cukup tinggi kepada tim produksi, produser, sutradara, dan pemain yang sudah berusaha membuat film ini sesempurna mungkin. Jadi nikmati saja film AAC ini lumayan walaupun kecewa he…he…

Asian Series

Yang paling saya ingat pertama kali saya lihat asian series adalah Oshin, film drama dari Jepang. Waktu saya menonton Oshin ini saya masih kecil. Tapi jalan cerita yang bagus membuat cerita tentang film tersebut masih saya ingat sampai sekarang.

Asian series merupakan salah satu acara TV yang saya sukai. Mulai dari drama Jepang, Korea, dan Taiwan. Begitu banyak drama-drama asia yang sudah saya tonton. Drama Jepang: Itanazura na Kiss, Modonna, Good Luck, Long Vocation, Friends, GTO, Ordinary People. Drama Korea: Princess Hours, Wedding, Princes Lulu, Wonderful Life, Jewel in The Palace, Sorry I Love U, Love to Kill, Memories in Bali, All About Ave. Drama Taiwan: MVP Lover, Meteor Garden 1-2, Mars, At The Dolphin Bay, Lavender, dsb. Banyak banget sampai saya lupa.
Saya menyukai asian drama karena jalan ceritanya sangat sederhana. Walaupun terkadang ada yang tidak masuk akal. Contohnya Meteor Garden, 4 orang cowok ganteng, kaya dan baik hati mau bersahabat dengan seorang cewek miskin. Terkadang saya suka membayangkan enaknya hidup seperti Sancai yang dikehidupannya dikelilingi oleh sahabat-sahabat yang baik. Saya juga punya 3 orang sahabat cowok yang baik yang selalu ada saat saya membutuhkan, bedanya mereka tidak seganteng F4 (ha…….ha……). Memang dalam setiap film pasti ada bumbu-bumbunya agar mampu menarik penonton.

Selain jalan ceritanya yang sederhana. Asian drama dapat membuat saya menagis. Menangisnyapun terkadang sampai sesugukan. Yach saya begitu menikmati dan meresapi dan terkadang sampai membayangkan seandainya itu saya (he…..he……..). Dan dalam cerita asian drama sarat pesan contohnya Jewel in The Palace (bagaimana sorang perempuan yan mempunyai komitmen dengan pekerjaan walaupun banyak cobaan yang harus dilalui) atau Good Luck (seorang pilot yang mencari kepercayaan dirinya kembali agar mampu kembali bekerja dengan baik). Dan satu lagi yang saya sukai dari asian drama adalah episodenya yang tidak panjang kira-kira 18-20 episode. Tidak seperti sinetron Indonesia yang akan makin panjang episodenya jika disukai. Dari itulah kenapa saya begitu menyukai asian drama.

Jewel in The Palace

Awal melihat serial ini saya sempat tidak menyukainya
Sebuah serial dengan setting kerajaan di negara korea
Dan tentang adanya dokter pertama wanita di sana
Butuh waktu lama untuk ngomong kalau serial ini bagus
Tapi ternyata ini serial yang bagus
Penuh dengan intrik dan perjuangan hidup
Pengharapan seseorang dalam menggapai cita-citanya
Dengan segala perjuangan dan pengorbanan
Dengan segala masalah dan cobaan yang harus dihadapi
Tetapi tetap ada satu keyakinan
Bahwa suatu saat dia bisa menggapai cita-cita
Serial ini penuh inspirasi
Salah satu serial yang perlu ditonton
Jadikan salah satu referensi ya